Kamis, 19 Mei 2016

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Memiliki tanaman buah di dalam pot (tabulampot) bisa menjadi suatu hobby atau kesenangan tersendiri bagi kita, apalagi apabila tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur dan berbuah lebat. hal ini tentunya bisa menjadi pemandangan yang indah da menjadi obat penghibur hati bersama keluarga. Pada kenyataanya. tidak sedikit dari kita yang mengalami kesulitan bagaimana merawat tanaman buah tabulampot agar mampu tumbuh subur dan berbuah lebat. karena tanaman buah dengan metode tabulampot memang memerlukan perlakuan khusus. Jika tanaman buah dalam pot yang kita miliki sudah sehat dan cukup umur, mungkin sekarang saatnya tabulampot kesayangan Anda untuk berbuah. Namun, adakalanya tanaman yang kita rawat tidak kunjung berbuah. Lalu, apa yang kita harus dilakukan? Ada beberapa cara dan trik sederhana untuk membuat tanaman dalam pot cepat berbuah, Cara yang paling sederhana agar tanaman pot tersebut berbuah adalah dengan cara melakukan stres air pada tanaman buah tersebut.

Budidaya Tabulampot Jeruk

Budidaya Tabulampot Jeruk

Sebagai informasi saja, Teknik Stres air mengakibatkan hasil fotosintesis berupa fotosintat dari daun dan cabang tanaman tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain sehingga terjadi pemusatan konsentrasi fotosintat. Penumpukan karbohidrat yang terjadi di bagian jaringan meristem ujung pucuk atau ketiak daun akan menghasilkan bakal bunga. Stres air mampu merangsang agar tanaman pot cepat berbuah lebat cara sangat mudah. Tehnik Stres air dilakukan dengan cara menghentikan penyiraman hingga tanaman terlihat layu. yang perlu kita lakukan adalah Penghentikan penyiraman pada waktu tertentu.

stress air tambulampot

stress air tambulampot

Adapun Cara Membuat Tanaman Buah Tabulampot Cepat Berbunga dan Cepat buah Dengan stres Air antara lain :

  • Penghentian penyiraman dilakukan selama 3 – 7 hari atau Lakukan penyiraman pada tanaman tabulampot supaya tanaman tersebut tidak mati saja. bisa 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali saja. tergantung pada cuaca dan jenis tabulampot.
  • Lakukan metode stres air ini selama 3 bulan saja, setelah itu, lakukan penyiraman normal seperti semula, yaitu setiap pagi dan sore hari. hasilnya tanaman buah akan cepat berbunga dengan lebat dan selanjutnya berbuah.
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk NPk dengan takaran satu sendok makan di tabur secara merata untuk menyuburkan daun dan membesarkan batang.
  • Jika perlakuan stres air dilakukan pada musim hujan, lakukan penutupan media tanam menggunakan tripleks atau seng. Setelah itu, segera lakukan penyiraman atau pengairan hingga bunga muncul bersamaan dengan tumbuhnya daun baru. Pastikan selalu disiram secara rutin setelah adanya bakal bunga hingga saatnya panen buah dari tabulampot Anda.

Perlakuan metode stres air ini biasa di gunakan para petani bibit tanaman buah. Intinya lakukan perawatan secara rutin, dan lakukan menyiram dan melakukan pemupukan secara teratur agar tanaman buah dalam pot tersebut cepat berbuah.

stress air by tambulampot

stress air by tambulampot

Demikianlah informasi tentang trik membuat tanaman buah tabulampot agar cepat berbuah. Bagi anda yang berniat untuk membudidayakan jenis tanaman buah dipekarangan rumah anda atau di dalam tabulampot? kami siap membantu anda dengan menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga murah. Untuk Informasi Harga dan Pemesanan bibit tanaman buah, silahkan hubungi kami.

Terima kasih,

 

 

 


Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah, Tanaman buah Tabulampot stres air, Tabulampot stres air, cara membuat bibit buat cepat berbuah, cara membuat tanaman buah cepat berbunga,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1U2X5lA
jualbenihmurah.com

[Diskon] Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah.

Cara Sederhana Rekomendasi Para Pecinta Tabulampot Untuk Membuat Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga Lebat dan Cepat Berbuah Dengan Stress Air

Memiliki tanaman buah di dalam pot (tabulampot) bisa menjadi suatu hobby atau kesenangan tersendiri bagi kita, apalagi apabila tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur dan berbuah lebat. hal ini tentunya bisa menjadi pemandangan yang indah da menjadi obat penghibur hati bersama keluarga. Pada kenyataanya. tidak sedikit dari kita yang mengalami kesulitan bagaimana merawat tanaman buah tabulampot agar mampu tumbuh subur dan berbuah lebat. karena tanaman buah dengan metode tabulampot memang memerlukan perlakuan khusus. Jika tanaman buah dalam pot yang kita miliki sudah sehat dan cukup umur, mungkin sekarang saatnya tabulampot kesayangan Anda untuk berbuah. Namun, adakalanya tanaman yang kita rawat tidak kunjung berbuah. Lalu, apa yang kita harus dilakukan? Ada beberapa cara dan trik sederhana untuk membuat tanaman dalam pot cepat berbuah, Cara yang paling sederhana agar tanaman pot tersebut berbuah adalah dengan cara melakukan stres air pada tanaman buah tersebut.

Budidaya Tabulampot Jeruk

Budidaya Tabulampot Jeruk

Sebagai informasi saja, Teknik Stres air mengakibatkan hasil fotosintesis berupa fotosintat dari daun dan cabang tanaman tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain sehingga terjadi pemusatan konsentrasi fotosintat. Penumpukan karbohidrat yang terjadi di bagian jaringan meristem ujung pucuk atau ketiak daun akan menghasilkan bakal bunga. Stres air mampu merangsang agar tanaman pot cepat berbuah lebat cara sangat mudah. Tehnik Stres air dilakukan dengan cara menghentikan penyiraman hingga tanaman terlihat layu. yang perlu kita lakukan adalah Penghentikan penyiraman pada waktu tertentu.

stress air tambulampot

stress air tambulampot

Adapun Cara Membuat Tanaman Buah Tabulampot Cepat Berbunga dan Cepat buah Dengan stres Air antara lain :

  • Penghentian penyiraman dilakukan selama 3 – 7 hari atau Lakukan penyiraman pada tanaman tabulampot supaya tanaman tersebut tidak mati saja. bisa 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali saja. tergantung pada cuaca dan jenis tabulampot.
  • Lakukan metode stres air ini selama 3 bulan saja, setelah itu, lakukan penyiraman normal seperti semula, yaitu setiap pagi dan sore hari. hasilnya tanaman buah akan cepat berbunga dengan lebat dan selanjutnya berbuah.
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk NPk dengan takaran satu sendok makan di tabur secara merata untuk menyuburkan daun dan membesarkan batang.
  • Jika perlakuan stres air dilakukan pada musim hujan, lakukan penutupan media tanam menggunakan tripleks atau seng. Setelah itu, segera lakukan penyiraman atau pengairan hingga bunga muncul bersamaan dengan tumbuhnya daun baru. Pastikan selalu disiram secara rutin setelah adanya bakal bunga hingga saatnya panen buah dari tabulampot Anda.

Perlakuan metode stres air ini biasa di gunakan para petani bibit tanaman buah. Intinya lakukan perawatan secara rutin, dan lakukan menyiram dan melakukan pemupukan secara teratur agar tanaman buah dalam pot tersebut cepat berbuah.

stress air by tambulampot

stress air by tambulampot

Demikianlah informasi tentang trik membuat tanaman buah tabulampot agar cepat berbuah. Bagi anda yang berniat untuk membudidayakan jenis tanaman buah dipekarangan rumah anda atau di dalam tabulampot? kami siap membantu anda dengan menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga murah. Untuk Informasi Harga dan Pemesanan bibit tanaman buah, silahkan hubungi kami.

Terima kasih,

 

 

 


Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah, Tanaman buah Tabulampot stres air, Tabulampot stres air, cara membuat bibit buat cepat berbuah, cara membuat tanaman buah cepat berbunga,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1U2X5lA
jual benih murah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Membudidayakan tanaman buah dalam pot adalah cara praktis untuk memanfatkan lahan yang sempit. apalagi jika kita melihat tanaman sudah berbuah bergelantungan, membuat kita selalu ingin melihatnya dan ‘ngiler’ kepingin memetiknya. Ada banyak cara untuk memacu munculnya bunga dan buah pada tabulampot, salah satunya adalah dengan memaksimalkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeliharaan yang rutin dan pemupukan yang tepat. Cara lain yang dapat dicoba di antaranya dengan melakukan pemangkasan, perlakuan stres air, pelukaan, dan pemberian zat pengatur tumbuhan atau ZPT.

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Berikut ini merupakan cara – cara yang bisa dipakai agar tanaman buah tabulampot cepat berbunga dan berbuah :

Pemupukan yang tepat

Pemupukan yang tepat

1. Pemupukan tepat
Pemupukan dilakukan untuk menyediakan hara bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman yang mendapatkan hara cukup akan mampu tumbuh, berkembang, dan berfotosintesis secara optimal. Hasil fotosintesi inilah yang berperan dalam munculnya bunga dan buah. Pada saat buah muncul, pemupukan harus terus dilakukan agar buah dapat berkembang dengan baik. Beberapa bulan sebelum buah matang dan siap untuk dipanen, pemupukan harus dihentikan. Lakukan pemupukan kembali saat buah telah dipanen.

Stres Air

Stres Air

2. Stres air
Perlakuan stres air mengakibatkan terganggunya transpor hara pada tanaman. Hasil fotosintesis atau fotosintat dari daun dan cabang tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain. Perlakuan stres air hanya dilakukan hingga tanaman layu dan tidak menyebabkan mati. Stres dapat dilakukan dengan mengurangi intensita penyiraman. Selain itu, perlakuan stres air juga hanya dilakukan hingga bunga muncul. Setelah bunga muncul, lakukan kembali penyiraman dengan intensitas yang sama. Pastikan tanaman yang telah muncul bunga tidak berada dalam keadaaan stres akibat kekeringan. Jika hal itu terjadi, bunga akan kering dan rontok sehingga tidak akan berhasil menjadi buah.

Pemangkasan

Pemangkasan

3. Pemangkasan
Tujuan dari pemangkasan adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dengan membuang bagian tanaman yang dianggap merugikan. Bagian yang dipangkas dapat berupa daun, cabang, dan ranting yang terlalu banyak, serta bagian lain yang terserang penyakit. Sebab daun yang terlalu rindang dapat memberikan efek negatif bagi tanaman, seperti, penurunan efektivitas fotosintesis.

Perundukan

Perundukan

4. Perundukan
Perundukan merupakan teknik untuk merangsang munculnya munculnya bunga dengan cara melengkungkan cabang tanaman ke arah bawah sehingga penghambatan aliran fotosintat dari daun ke akar. Sebaliknya, hara tersebut terkonsentrasi dan digunakan untuk pembentukan bunga.

Pelukaan

Pelukaan

5. Pelukaan
Perlakuan lain yang dapat dilakukan untuk merangsang munculnya pembungaan adalah dengan melukai batang tanaman karena fotosintat dari daun ke akar dapat terhenti dan terkumpul di areal pembungaan. Pelukaan dapat dilakukan dengan cara mencacah batang, mengerok atau mengupas kulit batang, pencincinan atau ringin, dan pencekikan. Umumnya, hanya tanaman dewasa yang bisa diberikan perlakuan ini karena jika dilakukan ditanaman muda, pelukaan dapat menghambat pertumbuhan tanaman bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Reporting

Reporting

6. Repotting
Repotting adalah mengganti bahan tanam pada tabulampot dengan media baru. Tujuannya, untuk memperbaiki kandungan unsur hara pada media tanam.Umumnya, repotting dapat dilakukan saat tanaman berumur satu tahun. Saat melakukan repotting, dilakukan pula pemangkasan akar karena berguna untuk merangsang pembungaan.

7. Zat Pengatur Tumbuh atau ZPT
Beberapa zat pengatur tumbuh yang terdapat pada tanaman di antaranya auksin, sitokinin, giberelin, asam abisat, dan etilen. Sesuai dengan fungsinya bagi pertumbuhan tanaman, pemberian kadar zat-zat tersebut dapat menjadikan tanaman terus aktif membelah secara vegetatif.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah.Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot.

 

 

 

 

 


Related
tanaman buah tabuampot, cara budidaya tanaman buah tabulampot, budidaya tabulampot buah, cara budidaya tabulampot buah, keuntungan tabulampot buah, tanaman buah dalam pot, bagaimana cara menanam buah dalam pot, Tabulampot, istilah tabulampot, apakah tabulampot, bagaimana budidaya tabulampot buah, keuntungan budidaya tabulampot buah, bagaiman cara budidaya buah tabulampot, manfaat tabulampot, keuntungan tabulampot, Tabulampot buah, pengertian tabulampot, pengertian tabulampot buah, cara tabulampot buah, cara mempercepat tabulampot berbuah, cara mempercepat tabulampot berbunga, tips tabulampot agar cepat berbuah, tips tabulampot agar cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbuah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/2097RZe
jualbenihmurah.com

[Diskon] Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah.

Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah

Membudidayakan tanaman buah dalam pot adalah cara praktis untuk memanfatkan lahan yang sempit. apalagi jika kita melihat tanaman sudah berbuah bergelantungan, membuat kita selalu ingin melihatnya dan ‘ngiler’ kepingin memetiknya. Ada banyak cara untuk memacu munculnya bunga dan buah pada tabulampot, salah satunya adalah dengan memaksimalkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeliharaan yang rutin dan pemupukan yang tepat. Cara lain yang dapat dicoba di antaranya dengan melakukan pemangkasan, perlakuan stres air, pelukaan, dan pemberian zat pengatur tumbuhan atau ZPT.

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Tanaman Buah Jeruk Tabulampot

Berikut ini merupakan cara – cara yang bisa dipakai agar tanaman buah tabulampot cepat berbunga dan berbuah :

Pemupukan yang tepat

Pemupukan yang tepat

1. Pemupukan tepat
Pemupukan dilakukan untuk menyediakan hara bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman yang mendapatkan hara cukup akan mampu tumbuh, berkembang, dan berfotosintesis secara optimal. Hasil fotosintesi inilah yang berperan dalam munculnya bunga dan buah. Pada saat buah muncul, pemupukan harus terus dilakukan agar buah dapat berkembang dengan baik. Beberapa bulan sebelum buah matang dan siap untuk dipanen, pemupukan harus dihentikan. Lakukan pemupukan kembali saat buah telah dipanen.

Stres Air

Stres Air

2. Stres air
Perlakuan stres air mengakibatkan terganggunya transpor hara pada tanaman. Hasil fotosintesis atau fotosintat dari daun dan cabang tidak dapat ditransportasikan ke bagian lain. Perlakuan stres air hanya dilakukan hingga tanaman layu dan tidak menyebabkan mati. Stres dapat dilakukan dengan mengurangi intensita penyiraman. Selain itu, perlakuan stres air juga hanya dilakukan hingga bunga muncul. Setelah bunga muncul, lakukan kembali penyiraman dengan intensitas yang sama. Pastikan tanaman yang telah muncul bunga tidak berada dalam keadaaan stres akibat kekeringan. Jika hal itu terjadi, bunga akan kering dan rontok sehingga tidak akan berhasil menjadi buah.

Pemangkasan

Pemangkasan

3. Pemangkasan
Tujuan dari pemangkasan adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dengan membuang bagian tanaman yang dianggap merugikan. Bagian yang dipangkas dapat berupa daun, cabang, dan ranting yang terlalu banyak, serta bagian lain yang terserang penyakit. Sebab daun yang terlalu rindang dapat memberikan efek negatif bagi tanaman, seperti, penurunan efektivitas fotosintesis.

Perundukan

Perundukan

4. Perundukan
Perundukan merupakan teknik untuk merangsang munculnya munculnya bunga dengan cara melengkungkan cabang tanaman ke arah bawah sehingga penghambatan aliran fotosintat dari daun ke akar. Sebaliknya, hara tersebut terkonsentrasi dan digunakan untuk pembentukan bunga.

Pelukaan

Pelukaan

5. Pelukaan
Perlakuan lain yang dapat dilakukan untuk merangsang munculnya pembungaan adalah dengan melukai batang tanaman karena fotosintat dari daun ke akar dapat terhenti dan terkumpul di areal pembungaan. Pelukaan dapat dilakukan dengan cara mencacah batang, mengerok atau mengupas kulit batang, pencincinan atau ringin, dan pencekikan. Umumnya, hanya tanaman dewasa yang bisa diberikan perlakuan ini karena jika dilakukan ditanaman muda, pelukaan dapat menghambat pertumbuhan tanaman bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Reporting

Reporting

6. Repotting
Repotting adalah mengganti bahan tanam pada tabulampot dengan media baru. Tujuannya, untuk memperbaiki kandungan unsur hara pada media tanam.Umumnya, repotting dapat dilakukan saat tanaman berumur satu tahun. Saat melakukan repotting, dilakukan pula pemangkasan akar karena berguna untuk merangsang pembungaan.

7. Zat Pengatur Tumbuh atau ZPT
Beberapa zat pengatur tumbuh yang terdapat pada tanaman di antaranya auksin, sitokinin, giberelin, asam abisat, dan etilen. Sesuai dengan fungsinya bagi pertumbuhan tanaman, pemberian kadar zat-zat tersebut dapat menjadikan tanaman terus aktif membelah secara vegetatif.

Demikianlah informasi mengenai Cara Mempercepat Tanaman Buah Tabulampot Agar Cepat Memunculkan Bunga Dan Cepat Memiliki Buah.Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot.

 

 

 

 

 


Related
tanaman buah tabuampot, cara budidaya tanaman buah tabulampot, budidaya tabulampot buah, cara budidaya tabulampot buah, keuntungan tabulampot buah, tanaman buah dalam pot, bagaimana cara menanam buah dalam pot, Tabulampot, istilah tabulampot, apakah tabulampot, bagaimana budidaya tabulampot buah, keuntungan budidaya tabulampot buah, bagaiman cara budidaya buah tabulampot, manfaat tabulampot, keuntungan tabulampot, Tabulampot buah, pengertian tabulampot, pengertian tabulampot buah, cara tabulampot buah, cara mempercepat tabulampot berbuah, cara mempercepat tabulampot berbunga, tips tabulampot agar cepat berbuah, tips tabulampot agar cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbunga, bagaimana cara tabulampot cepat berbuah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/2097RZe
jual benih murah

Rabu, 18 Mei 2016

[Diskon] Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah.

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Tanaman buah biasanya memiliki postur tubuh yang tinggi dengan perakaran dalam. Tanaman buah juga membutuhkan ruang tumbuh yang cukup luas. Hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah jika kita tinggal di daerah perkotaan dengan lahan yang sangat terbatas. Metode budidaya tanaman buah dalam pot atau tabulampot bisa menjadi solusi bagi para pecinta tamanan buah yang tidak memiliki lahan yang luas.

Budidaya tanaman buah dalam pot (Tabulampot) banyak disukai karena memiliki beberapa kelebihan diantaranya Pemanfaatan lahan atau halaman sempit, Berfungsi sebagai tanaman hias, Mudah dipindah-pindah tanpa merusak tanaman dan Dapat diatur masa berbunga dan berbuah. Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah melalui tabulampot, Budidaya tanaman buah tabulampot membutuhkan seni tersendiri dan pemahaman lebih terhadap jenis tanaman, karena masing-masing tanaman memiliki karakteristik berbeda. Jadi perlakuannya juga berbeda.

Tabulampot belimbing

Tabulampot belimbing

Pada dasarnya hampir semua tanaman buah dapat dibudiayakan dalam bentuk tabulampot. akan tetapi, yang perlu diketahui tidak semua tanaman buah tabulampot bisa menghasilkan buah. Karena meskipun bisa tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur, jenis-jenis tanaman buah tertentu belum bisa berbuah dalam lingkungan tabulampot.

Terdapat beberapa jenis tanaman buah yang lazim dijadikan tabulampot. Tingkat keberhasilan berbuahnya dikategorikan mudah, sulit dan belum berhasil. Beberapa tanaman buah dengan kategori mudah berbuah diantaranya jeruk, belimbing, sawo, mangga, jambu biji dan jambu air. Tanaman yang sulit berbuah antara lain rambutan, lengkeng, manggis, duku dan jambu bol. Sedangkan tanaman alpukat dan durian masih belum berhasil berbuah optimal dalam lingkungan tabulampot.

Buah Tabulampot

Buah Tabulampot

Berikut ini Tahapan – Tahapan yang Perlu kita perhatikan dalam Membudidayakan Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot agar mampu berbuah dengan cepat :

1. Menyiapkan Bibit Buah Tabulampot
Penentuan bibit tanaman buah merupakan hal yang sangat menentukan tingkat keberhasilan budidaya tabulampot itu sendiri. Dalam budidaya tabulampot sebaiknya gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif karena memiliki beberapa keunggulan antara lain memiliki sifat dengan induknya, keberhasilannya lebih mudah diprediksi dan lebih cepat berbuah. Pilihlah bibit tanaman buah yang bebas dari hama dan penyakit tanaman.

2. Menyiapkan Media Tanam
Media tanam berfungsi sebagai tempat tumbuhnya akar dan untuk menopang postur tanaman. Media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Media tanam yang sering digunakan antara lain : campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Bisa juga campuran tanah, pupuk kambing dan sekam padi dengan komposisi 1:1:1. Tanah dan material organik di daerah tropis biasanya memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi.

3. Pemilihan Pot
Pemilihan ukuran pot sebaiknya disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman buah yang akan ditanam. Jika bibit buah masih berukuran kecil, sebaiknya menggunakan pot kecil. Tujuannya adalah, disamping menyangkut estetika, penggunaan ukuran pot yang bertahap, nantinya akan memudahkan dalam penggantian media tanam. Jenis pot yang digunakan bisa terbuat dari tanah liat, logam (drum), plastik, semen atau kayu. sebagai catatan Pot dari berbahan tanah liat dan kayu sangat baik untuk tabulampot karena memiliki pori-pori sehingga kelembaban dan temperatur media tanam lebih stabil. Namun kelemahannya bahan-bahan tersebut tidak tahan lama.
Wadah tabulampot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah.

Tabulampot Jeruk

Tabulampot Jeruk

4. Penanaman Bibit Tanaman
Berikut ini langkah-langkah untuk menanam bibit tanaman ke dalam wadah tabulampot:

  • Siapkan bahan-bahan media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil-kerikil yang ada didalamnya. Campurkan bahan-bahan itu hingga merata.
  • Siapkan pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Sebaiknya dimulai dari ukuran pot yang kecil. Sehingga apabila tanaman semakin besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk meremajakan media tanam.
  • Letakkan pecahan genteng pada dasar pot, satu lapis saja. Kemudian letakkan juga satu lapis ijuk atau sabut kelapa.
  • Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.
    Untuk mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman. Kemudian buka polybag bibit tanaman, letakkan tepat ditengah-tengah pot. Timbun dengan media tanam hingga pangkal batang.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang. Siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  • Simpan tabulampot di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.
Buah Nangka

Buah Nangka

5. Perawatan Tabulampot
a. Penyiraman

  • Tabulampot yang telah jadi harus di letakkan di tempat terbuka dan terkena cahaya matahari sepenuhnya. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering. Penyiraman menggunakan selang air atau gembor.
  • Bila jumlah tabulampot banyak, penyiraman bisa diprogram dengan membangun sistem irigasi. Sistem irigasi yang paling cocok adalah irigasi tetes. Irigasi ini irit tenaga kerja, hemat air dan mudah dikontrol. Namun memerlukan investasi yang cukup besar.

b. Pemangkasan

Setidaknya terdapat tiga tujuan pemangkasan tabulampot yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan peremajaan.

  • Pemangkasan bentuk dilakukan untuk membentuk tajuk baru dan mengatur postur tanaman agar sinar matahari bisa menembus semua bagian tanaman. Selain dua fungsi itu, pemangkasan bentuk juga terkait dengan estetika. Salah satu teori umum dalam memangkas bentuk tabulampot adalah 1-3-9. Artinya, dalam setiap 1 batang primer terdapat maksimum 3 batang sekunder dan dalam 1 batang sekunder maksimum terdapat 3 batang tersier. Batang yang dipilih untuk dibiarkan tumbuh adalah yang sehat dan kuat, sekaligus juga memiliki unsur estetika pada tanaman.
  • Pemangkasan produksi berkaitan dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap batang yang terlihat berpenyakit.
  • Terakhir pemangkasan peremajaan, dilakukan terhadap tanaman yang telah tua. Pada tabulampot yang sudah tua biasanya dilakukan penggantian media tanam dan pot (repotting). Pada fase ini, beberapa cabang perlu dipangkas. Bahkan pada kasus-kasus tertentu hanya menyisakan batang primer saja.

c. Pemupukan

  • Media tabulampot memiliki cadangan nutrisi yang terbatas. Oleh karena itu pemupukan menjadi hal yang sangat vital. Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah tanam. Selanjutnya dilakukan setiap 3-4 bulan sekali.
  • Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik. Jenisnya bisa kompos, pupuk kandang atau pupuk organik cair. Meskipun kandungan haranya tidak seakurat pupuk kimia, pupuk organik memiliki unsur hara yang lebih lengkap. Selain itu penambahan bahan-bahan organik akan merangsang aktivitas biologi dalam media tanam.

d. Pengendalian hama dan penyakit

  • Pengendalian hama dan penyakit pada tabulampot sebaiknya dilakukan sejak dini, yakni sejak memilih bibit. Bibit unggul biasanya memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Pencegahan serangan hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam dan kebun. Gulma dan semak belukar disekitar kebun bisa menjadi sumber hama dan penyakit.
  • Bila tabulampot sudah kadung terserang hama atau penyakit, langkah pertama bisa diberantas secara manual. Misalnya dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.
  • Pada saat tabulampot berbuah, lindungi buah dengan plastik atau jaring pelindung. Atau juga bisa dengan memasang perangkap hama, seperti penggunaan hormon feromon untuk memerangkap lalat buah.
  • Penyemprotan tabulampot dengan pestisida menjadi dilema. Biasanya tabulampot ditanam di pekarangan yang dekat dengan pemukiman. Pestisida kimia tentunya akan sangat berbahaya dan mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, gunakan selalu pestisida organik.

e. Pergantian media dan pot

  • Jika Tanaman buah tabulampot yang telah mencapai ukuran tertentu perlu dipindahkan. Ruang tabulampot harus cukup untuk menopang ruang gerak tanaman. Pemindahan dilakukan sekaligus dengan pergantian media tanam.
  • Pergantian media tanam dalam tabulampot tidak hanya berfungsi memindahkan tanaman pada pot yang lebih besar saja. Perlu juga dilakukan pemangkasan peremajaan. Misalnya, pemangkasan akar tanaman. Akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanam menjadi padat.
  • Akar yang panjangnya lebih dari 25 cm harus dipangkas. Kepadatan akar juga harus dikurangi. Bersamaan dengan pemangkasan akar, daun dan batang juga dipangkas untuk mengurangi penguapan.

Demikianlah informasi tentang cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan atau pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot. Jika anda berminat membudidayakan tanaman buah di pekarangan rumah atau di dalam tabulambot. kami menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga yang murah. silahkan hubungi kami.

terima kasih

 

Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1qt66tD
jual benih murah

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Budidaya Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat Dan Lebat

Tanaman buah biasanya memiliki postur tubuh yang tinggi dengan perakaran dalam. Tanaman buah juga membutuhkan ruang tumbuh yang cukup luas. Hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah jika kita tinggal di daerah perkotaan dengan lahan yang sangat terbatas. Metode budidaya tanaman buah dalam pot atau tabulampot bisa menjadi solusi bagi para pecinta tamanan buah yang tidak memiliki lahan yang luas.

Budidaya tanaman buah dalam pot (Tabulampot) banyak disukai karena memiliki beberapa kelebihan diantaranya Pemanfaatan lahan atau halaman sempit, Berfungsi sebagai tanaman hias, Mudah dipindah-pindah tanpa merusak tanaman dan Dapat diatur masa berbunga dan berbuah. Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan bagi pecinta tanaman buah yang ingin membudidayakan tanaman buah melalui tabulampot, Budidaya tanaman buah tabulampot membutuhkan seni tersendiri dan pemahaman lebih terhadap jenis tanaman, karena masing-masing tanaman memiliki karakteristik berbeda. Jadi perlakuannya juga berbeda.

Tabulampot belimbing

Tabulampot belimbing

Pada dasarnya hampir semua tanaman buah dapat dibudiayakan dalam bentuk tabulampot. akan tetapi, yang perlu diketahui tidak semua tanaman buah tabulampot bisa menghasilkan buah. Karena meskipun bisa tanaman buah tabulampot tumbuh dengan subur, jenis-jenis tanaman buah tertentu belum bisa berbuah dalam lingkungan tabulampot.

Terdapat beberapa jenis tanaman buah yang lazim dijadikan tabulampot. Tingkat keberhasilan berbuahnya dikategorikan mudah, sulit dan belum berhasil. Beberapa tanaman buah dengan kategori mudah berbuah diantaranya jeruk, belimbing, sawo, mangga, jambu biji dan jambu air. Tanaman yang sulit berbuah antara lain rambutan, lengkeng, manggis, duku dan jambu bol. Sedangkan tanaman alpukat dan durian masih belum berhasil berbuah optimal dalam lingkungan tabulampot.

Buah Tabulampot

Buah Tabulampot

Berikut ini Tahapan – Tahapan yang Perlu kita perhatikan dalam Membudidayakan Tanaman Buah Dengan Metode Tabulampot agar mampu berbuah dengan cepat :

1. Menyiapkan Bibit Buah Tabulampot
Penentuan bibit tanaman buah merupakan hal yang sangat menentukan tingkat keberhasilan budidaya tabulampot itu sendiri. Dalam budidaya tabulampot sebaiknya gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif karena memiliki beberapa keunggulan antara lain memiliki sifat dengan induknya, keberhasilannya lebih mudah diprediksi dan lebih cepat berbuah. Pilihlah bibit tanaman buah yang bebas dari hama dan penyakit tanaman.

2. Menyiapkan Media Tanam
Media tanam berfungsi sebagai tempat tumbuhnya akar dan untuk menopang postur tanaman. Media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Media tanam yang sering digunakan antara lain : campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Bisa juga campuran tanah, pupuk kambing dan sekam padi dengan komposisi 1:1:1. Tanah dan material organik di daerah tropis biasanya memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi.

3. Pemilihan Pot
Pemilihan ukuran pot sebaiknya disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman buah yang akan ditanam. Jika bibit buah masih berukuran kecil, sebaiknya menggunakan pot kecil. Tujuannya adalah, disamping menyangkut estetika, penggunaan ukuran pot yang bertahap, nantinya akan memudahkan dalam penggantian media tanam. Jenis pot yang digunakan bisa terbuat dari tanah liat, logam (drum), plastik, semen atau kayu. sebagai catatan Pot dari berbahan tanah liat dan kayu sangat baik untuk tabulampot karena memiliki pori-pori sehingga kelembaban dan temperatur media tanam lebih stabil. Namun kelemahannya bahan-bahan tersebut tidak tahan lama.
Wadah tabulampot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah.

Tabulampot Jeruk

Tabulampot Jeruk

4. Penanaman Bibit Tanaman
Berikut ini langkah-langkah untuk menanam bibit tanaman ke dalam wadah tabulampot:

  • Siapkan bahan-bahan media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil-kerikil yang ada didalamnya. Campurkan bahan-bahan itu hingga merata.
  • Siapkan pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Sebaiknya dimulai dari ukuran pot yang kecil. Sehingga apabila tanaman semakin besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk meremajakan media tanam.
  • Letakkan pecahan genteng pada dasar pot, satu lapis saja. Kemudian letakkan juga satu lapis ijuk atau sabut kelapa.
  • Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.
    Untuk mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman. Kemudian buka polybag bibit tanaman, letakkan tepat ditengah-tengah pot. Timbun dengan media tanam hingga pangkal batang.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang. Siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  • Simpan tabulampot di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.
Buah Nangka

Buah Nangka

5. Perawatan Tabulampot
a. Penyiraman

  • Tabulampot yang telah jadi harus di letakkan di tempat terbuka dan terkena cahaya matahari sepenuhnya. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering. Penyiraman menggunakan selang air atau gembor.
  • Bila jumlah tabulampot banyak, penyiraman bisa diprogram dengan membangun sistem irigasi. Sistem irigasi yang paling cocok adalah irigasi tetes. Irigasi ini irit tenaga kerja, hemat air dan mudah dikontrol. Namun memerlukan investasi yang cukup besar.

b. Pemangkasan

Setidaknya terdapat tiga tujuan pemangkasan tabulampot yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan peremajaan.

  • Pemangkasan bentuk dilakukan untuk membentuk tajuk baru dan mengatur postur tanaman agar sinar matahari bisa menembus semua bagian tanaman. Selain dua fungsi itu, pemangkasan bentuk juga terkait dengan estetika. Salah satu teori umum dalam memangkas bentuk tabulampot adalah 1-3-9. Artinya, dalam setiap 1 batang primer terdapat maksimum 3 batang sekunder dan dalam 1 batang sekunder maksimum terdapat 3 batang tersier. Batang yang dipilih untuk dibiarkan tumbuh adalah yang sehat dan kuat, sekaligus juga memiliki unsur estetika pada tanaman.
  • Pemangkasan produksi berkaitan dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap batang yang terlihat berpenyakit.
  • Terakhir pemangkasan peremajaan, dilakukan terhadap tanaman yang telah tua. Pada tabulampot yang sudah tua biasanya dilakukan penggantian media tanam dan pot (repotting). Pada fase ini, beberapa cabang perlu dipangkas. Bahkan pada kasus-kasus tertentu hanya menyisakan batang primer saja.

c. Pemupukan

  • Media tabulampot memiliki cadangan nutrisi yang terbatas. Oleh karena itu pemupukan menjadi hal yang sangat vital. Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah tanam. Selanjutnya dilakukan setiap 3-4 bulan sekali.
  • Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik. Jenisnya bisa kompos, pupuk kandang atau pupuk organik cair. Meskipun kandungan haranya tidak seakurat pupuk kimia, pupuk organik memiliki unsur hara yang lebih lengkap. Selain itu penambahan bahan-bahan organik akan merangsang aktivitas biologi dalam media tanam.

d. Pengendalian hama dan penyakit

  • Pengendalian hama dan penyakit pada tabulampot sebaiknya dilakukan sejak dini, yakni sejak memilih bibit. Bibit unggul biasanya memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Pencegahan serangan hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam dan kebun. Gulma dan semak belukar disekitar kebun bisa menjadi sumber hama dan penyakit.
  • Bila tabulampot sudah kadung terserang hama atau penyakit, langkah pertama bisa diberantas secara manual. Misalnya dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.
  • Pada saat tabulampot berbuah, lindungi buah dengan plastik atau jaring pelindung. Atau juga bisa dengan memasang perangkap hama, seperti penggunaan hormon feromon untuk memerangkap lalat buah.
  • Penyemprotan tabulampot dengan pestisida menjadi dilema. Biasanya tabulampot ditanam di pekarangan yang dekat dengan pemukiman. Pestisida kimia tentunya akan sangat berbahaya dan mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, gunakan selalu pestisida organik.

e. Pergantian media dan pot

  • Jika Tanaman buah tabulampot yang telah mencapai ukuran tertentu perlu dipindahkan. Ruang tabulampot harus cukup untuk menopang ruang gerak tanaman. Pemindahan dilakukan sekaligus dengan pergantian media tanam.
  • Pergantian media tanam dalam tabulampot tidak hanya berfungsi memindahkan tanaman pada pot yang lebih besar saja. Perlu juga dilakukan pemangkasan peremajaan. Misalnya, pemangkasan akar tanaman. Akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanam menjadi padat.
  • Akar yang panjangnya lebih dari 25 cm harus dipangkas. Kepadatan akar juga harus dikurangi. Bersamaan dengan pemangkasan akar, daun dan batang juga dipangkas untuk mengurangi penguapan.

Demikianlah informasi tentang cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan atau pengetahuan kita tentang budidaya tabulampot. Jika anda berminat membudidayakan tanaman buah di pekarangan rumah atau di dalam tabulambot. kami menyediakan aneka bibit tanaman buah berkualitas unggul dengan harga yang murah. silahkan hubungi kami.

terima kasih

 

Related
Tanaman buah Tabulampot, Cara budidaya tabulamot, bagaimana cara budidaya tabulampot, tanaman buah Tabulampot, Bibit Buah Tabulampot, cara budidaya bibit buah cepat berbuah, budidaya tabulampot bibit buah, budidaya tabulampot tanaman buah, cara budidaya tanaman buah dengan metode tabulampot, Tahapan budidaya tanaman buah tabulampot, Tabulampot tanaman buah,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1qt66tD
jualbenihmurah.com

Selasa, 17 Mei 2016

Cara Budidaya Tanaman Buah Mangga Tabulampot Agar Mampu Berbuah Lebat

Cara Budidaya Tanaman Buah Mangga Tabulampot Agar Mampu Berbuah Lebat

Dapatkan Bibit Tanaman berkualitas dengan harga yang murah

Cara Budidaya Tanaman Buah Mangga Tabulampot Agar Mampu Berbuah Lebat

Budidaya tanaman buah mangga dalam pot atau yang biasa disebut tabulampot semakin banyak digemari karena cara ini dianggap sangat efektif bagi para pecinta tanaman buah yang ingin menanam buah mangga dengan memanfaatkn lahan yang sempit. Tabulampot buah mangga mampu menghasilkan buah yang lezat juga sebagai penghias rumah. yang paling indah jika melihat tanaman buah yang kita taman, melihat buahnya yang bergelantungan membuat kita menjadi ngiler ingin memetik dan memakannya.

Mangga tabulampot

Mangga tabulampot

Ada beberapa jenis tanaman mangga yang bisa dijadikan tabulampot, seperti varieatas chokanan, namdokmai, modenko, mangga apel, irwin, manalagi, pawpaw, khioe, dan arummanis.

mangga kiojay Tabulampot

mangga kiojay Tabulampot

Ada beberapa tahapan yang perlu kita perhatikan jika kita ingin budidaya tanaman buah mangga Tabulampot :

1. Pemilihan Bibit
Apabiila kita memilih bibit, Pilihlah bibit berdasarkan varietasnya. Pilihlah varietas mangga yang mudah berbuah, mudah dirawat, bertajuk kompak dan produktif seperti mangga manalagi, arumanis. mangga apel, mangga nangklangwan, mangga okyong dan mangga namdokmai. Pilihlah bibit yang berasal dari hasil okulasi atau cangkokan. Hasil bibit ini lebih cepat berbuah dibanding yang berasal dari biji.

2. Media Tanam
Tanaman buah Mangga sangat cocok dengan media yang memiliki struktur remah, berbutir-butir, gembur dan kaya unsur hara. Media juga harus porous, cukup ringan agar mudah dipindahkan serta bebas dari hama dan penyakit. Komposisi bahan yang digunakan adalah merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

3. Persiapan Pot
Dalam pemilihan ukuran pot sebaiknya disesuaikan dengan tinggi tanaman. sebagai contoh buah mangga memiliki tingginya 1,5 meter, pot yang digunakan sebaiknya drum berdiameter 60 cm yang dipotong setengah bagian. Dasar pot harus dibuat lubang untuk membuang kelebihan air.

4. Penanaman Bibit
Pada tahapan penanaman bibit sebaiknya dasar pot di beri genteng dan ijuk untuk menjamin kelancaran drainase dan aliran udara. Setelah itu masukan campuran media kedalam pot secara merata, hingga mencapai separuh pot. Masukan tanaman setelah polibagnya dibuka, dengan posisi tanaman tepat di bagian tengah. Ruang-ruang kosong di sekeliling bola akar diisi lagi dengan media campuran sampai mendekati permukaan atas pot, usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10-15 cm di atas permukaan media, selanjutnya siram media tanaman dengan air.

Buah Mangga Kiojay Tabulampot

Buah Mangga Kiojay Tabulampot

5. Pemeliharaan Tanaman
Tahapan ini bisa dikatan sebagai penentu untuk menjamin pertumbuhan dan pembuahan mangga antara lain : penyiraman, pemangkasan, pemupukan, perangsangan pembuahan dan pengendalian hama/penyakit.

  • a. Penyiraman
    Pada awal penanaman harus disiram secara teratur setiap hari, pagi dan sore. Jika media dalam pot cepat kering, terutama saat musim kemarau, penyiraman boleh dilakukan 2 kali sehari. Volume penyiraman jangan berlebihan sebab membuat media tanam keluar dari pot.
  • b. Pemupukan
    Tanaman sangat membutuhkan unsur hara untuk hidupnya. Itulah sebabnya perlu dipupuk. Lakukan aplikasi pemupukan untuk merangsang pembungaan, yaitu dengan memberikan pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 30 gram tiap pot. Aplikasikan pemupukan secara interval satu kali sebulan hingga bunga buah mangga muncul. Tambahkan pupuk kandang sebanyak dua kaleng susu kecil agar unsur hara pada media tanam tetap seimbang.
    Saat bunga mulai berkembang, lakukan kembali pemupukan dengan menggunakan pupuk NPK. Sebelum memberikan pemupukan, larutkan pupuk terlebih dahulu ke dalam air dengan perbandingan satu sendok makan pupuk dalam 5 liter air. Jika pupuk sudah diaduk dengan rata, siramkan pada media tanam sebanyak setengah hingga satu liter untuk masing-masing pot. Pemupukan NPK juga bisa digantikan dengan pupuk cair seperti Intanik. Dengan melarutkan 10 ml pupuk Intanik ke dalam 10 liter air. Jika sudah dilarutkan ke dalam air, semprotkan larutan pupuk tersebut pada permukaan bawah daun tanaman secara merata. Aplikasi pemupukan dilakukan pada pagi hari agar tidak layu oleh terik matahari.
  • c. Pemangkasan
    Untuk mencapai hasil maksimal sebaiknya pemangkasan rutin dilakukan sejak tanaman berumur satu bulan. Pemangkasan pertama dilakukan pada bagian batang pokok hingga mencapai tinggi 70-100 cm. Dari pemangkasan tersebut akan muncul cabang primer. Pilih batang primer dan pelihara tiga batang primer hingga panjangnya 50-75 cm, jika jumlah dan panjangnya lebih sebaiknya dipangkas. Dari ketiga cabang primer tersebut akan tumbuh pula cabang sekunder. Pilih dan pelihara tiga cabang sekunder dengan panjang 30-50 cm. Dan dari cabang sekunder ini akan tumbuh pula cabang tersier. Pelihara cabang sekunder sepanjang 20 cm agar dapat menopang buah dengan kuat/tidak mudah patah jika terdapat buah. Pangkas juga daun-daun yang lebat dan cabang-cabang yang negatif, seperti sakit, patah, terbakar, dan sebagainya.
  • e. Penyungkupan bunga
    Pada Tahapan ini Lakukan penyungkupan pada seluruh tanaman atau cabang yang berbunga dengan ditutupkan plastik agar bunga tidak rontok jika terkena air hujan. Karena bunga pada tanaman mangga sangat peka terhadapa hujan.
  • f. Penanggulangan Hama
    Tanaman mangga sering terserang ham, seperti kutu, lalat, bisul, ulat, dan binatang penggerek. Bila serangan hama itu muncul, segera semprot dengan insetisida. Penyemprotan dengan insektisida baru dilakukan bila memang diperlukan. Penyemprotan setiap minggu tidak dianjutkan karena akan mengganggu populasi serangga penyerbuk bunga.

6. Tahapan Panen
Tanaman Buah Mangga hasil okulasi akan berbuah kira-kira pada umur 3-4 tahun. Banyaknya buah panen pertama hanya 10-15 bua. dan akan bertambah pada panen berikutnya. Tanda tanaman buah sudah dapat dipanen adalah adanya buah yang jatuh karena matang sedikitnya 1 buah/pohon.

Demikian informasi tentang budidaya tabulampot mangga. Terimakasih atas kunjungannya, jika ingin mengetahui informasi harga bibit tanaman buah mangga silahkan hubungi kami.

terimakasih

 

 

 

Related
Tabulampot Mangga, cara budidaya tabulampot mangga, mangga tabulampot, budidaya mangga tabulampot, tablampot buah mangga, cara menanam buah mangga dengan tabulampot, buah mangga metode tabulampot, tahapan budidaya mangga tabulampot, teknik budidaya mangga tabulampot,



from Jual Benih Murah http://ift.tt/1XiHUY6
jualbenihmurah.com